Rabu, 28 Oktober 2015

Dia dan DIA

Entah apa yang kurasa
Lagi-lagi tentang dia
Selalu tentang dia

Sehingga aku sedikit melupakan DIA
Yang sejatinya Sang Pencipta dia
Sang Pencipta alam semesta

Beginikah cara DIA menyapaku?
Beginikah cara DIA membelai jiwaku?
Beginikah cara DIA mencurahkan cinta-Nya untukku?

Seolah kesedihan menjadi penghapus dosa
Seolah air mata menjadi pelepas dahaga
DIA sungguh Maha Kuasa

DIA dengan mudahnya membolak-balikkan hati
Mengatur rencana yang DIA kehendaki
Dan membuatnya menjadi pasti

Masihkah sanggup kita menentang?
Masihkah kuasa kita menantang?
Sementara DIA telah berseru lantang!

"Kau bukan siapa-siapa!"
"Kau hanya Hamba Sahaja!"
"Maka sembahlah Aku!"
"Memohonlah dalam sujud panjangmu!"

Jika kita menginginkan dia
Maka mintalah pada DIA
Agar terkabul segala pinta...


~AFQ~

Minggu, 20 September 2015

Rahasia Illahi

Yaa Rabb...
Aku selalu menunggu rencana-Mu selanjutnya
Dalam do'aku selalu terselip 4 nama
dimana selalu kuharapkan agar Engkau memberikan yang terbaik untuk mereka.

Yaa Rabb...
Siang-Mu begitu terang, malam-Mu begitu tenang
dan rahasia-Mu begitu sulit untuk diterjang.

Yaa Rabb...
Tunjukkanlah jalan lurus-Mu
dan berikanlah petunjuk-Mu...

Selasa, 08 September 2015

"Be The Light"



Some days just pass by

And some days are unforgettable

We can’t choose the reason why

But we can choose what to do from the day after

So with that hope, with that determination

Let’s make tomorrow a brighter and better day





~OOR~

One Ok Rock – My Sweet Baby (Lirik dan terjemahannya)



My baby, sweet baby
Sayangku, sayangku yang manis
I see you smiling when I close my eyes
Ku melihatmu tersenyum ketika ku menutup mata
Cause I miss you, I need you right now
Karena ku merindukanmu, sekarang ku membutuhkanmu


“Tadaima” mo roku ni ienakute gomen ne
Maaf aku hampir saja tidak mengucapkan “Aku pulang”
Never knew I’d make you feel lonely
Ku tak pernah tahu bahwa ku membuatmu kesepian
Kuchiguse no “tsukareta” boku wa iisugi dane
Dan ku mengatakan kalimat favorit “Aku lelah” terlalu sering, kan?
Kaeri wo matsu hou ga tsurai no ni
Walaupun lebih menyakitkan bagi yang menungguku pulang


And we’re back to screaming
Dan kita kembali berteriak
Sasai na koto de mata
Hal-hal sepele
Can’t stop the rain…
Hujan belum berhenti…
So tagai ni hokorazu ni ki ga tsukeba
Jadi tanpa mengalah, ku sadari kita berdua
Together again…
Bersama kembali…


‘Cause only you can drive me crazy!
Karena hanya kau yang bisa membuatku gila!



Ref:

My baby, sweet baby oh
Sayangku, sayangku yang manis, oh
Itsumo sunao ni dekinai boku wo
Pada diriku yang tak bisa jujur
Anata wa yasashiku tsutsunde kureru yuitsu no hito da yo…
Kaulah satu-satunya orang yang menyelubungiku lembut…


“I never good face to face to tell you my feeling
Another music in my heart make the feel disappearing”


Do you believe in destiny
Apa kau percaya pada takdir
‘Cause I can’t deny, baby you and I
Karena ku tak bisa menolaknya, sayang kau dan aku
Naze bokura ga koko ni iru no ka?
Kenapa kita ada disini?
Deaubeki futari ga deatta toshitara bokura
Setelah kita berdua yang ditakdirkan untuk bertemu akhirnya bertemu
Donna konnan mo koereru ne?
Kita akan bisa melewati berbagai rintangan, bukan?


Tsugou yoku kangaete
Memikirkan tentang kemudahan
Mata kimi wo komarasete…
Itu kembali menyusahkanmu…
Sonna fuu ni kyou mo mata boku wa kimi ni amae sugi
Seperti itu, hari ini pun ku kembali terlalu bergantung padamu

‘Cause only I can’t drive you crazy!
Karena hanya aku yang tak bisa membuatmu gila!



Ref:

My baby, sweet baby tte
Sayangku, sayangku yang manis
Kore karo mo saki isshou kimi ni Iitai
Mulai sekarang, sepanjang hidup
Tte boku wa kokoro kara sou omoun da yo
Itu yang ingin ku ucapkan! Itulah yang kupikirkan dari lubuk hatiku
Naa baby, please tel me, oh
Nah, sayang, tolong beritahu padaku, oh
Kotoba janakute ii karo
Tak mengapa walau tanpa kata-kata
Tada tonari de hohoende kurereba sore dake de ii kara sa!
Hanya dengan tersenyum disisiku, itu saja sudah cukup!


The world’s in a hurry…
Dunia terburu-buru…
Bokura no jikan wa tomete okou
Kan ku hentikan waktu kita
There’s nothing to worry
Tak ada yang perlu dicemaskan
Toki wa bokura wo tsuresare wa shinai yo…
Waktu tak akan menyeret kita…


My sweet baby…
Sayangku yang manis…

Senin, 31 Agustus 2015

Do'a untuk orang-orang yang telah menyayangiku...

Mah, Pak, aa mohon ampun yg sebesar-besarnya sama kalian. Mungkin aa pantes disebut anak durhaka, dan aa sadar akan hal itu. Aa gak tau lagi harus gimana, karna ini mungkin udah takdir aa. Aa pengen berontak, pengen ngelawan situasi ini, tapi semua yang aa lakuin sia-sia. Semakin aa lawan, justru semakin besar tekanan yang aa rasain.

Ikhlasin aa ya Mah, Pak. Ikhlasin sikap anak kaian yang gak berguna ini. Aa akan tangungjawab dengan apa yang udah aa lakuin. Ini jalan hidup yang aa pilih. Mungkin bukan yang terbaik menurut kalian, tapi semoga ini yang terbaik buat aa.

Ini teguran dari Allah, sekaligus peringatan atas semua dosa-dosa aa. Mamah gak perlu bilang "dosa apa mamah, sampe-sampe aa tega hukum Mamah dengan cara ini". Sungguh Mah, Pak, ini semua bukan dosa Mamah dan Bapak. Aa berani sumpah Demi Allah, aa nggak pernah sekalipun coba untuk hukum Mamah dan Bapak dengan cara ini, karna aa sendiri juga gak tau apa yang aa rasain. Aa selalu berharap yang terbaik untuk kalian. 

Aa selalu inget perlakuan mamah untuk aa, dari dulu sampe sekarang gak pernah berubah, selalu perlakuin aa kayak anak kecil yang harus dijaga, yang harus diawasi, dan harus dikhawatirin setiap saat. Mamah gak pernah bisa liat aa sedikitpun sakit, mamah selalu khawatir terlalu berlebihan. Itu yang bikin aa makin gak sanggup liat mamah terus-terusan sakit karena aa.

Bapak juga akhir-akhir ini ikut berubah, dari bapak yang keliatan cuek, tanpa ngerasa apa-apa, bahkan seolah-olah keliatan tegar, tapi gara-gara aa, bapak jadi tunjukin sikap yang jauh beda dari bapak yang aa kenal. Pertama kalinya aa liat air mata bapak jatuh karna aa. Makhluk macam apa aa ini Mah, Pak?

Sikap aa memang aneh, gak pernah terbuka sama siapapun, gak pernah ngerasa puas dengan kebahagiaan yang udah sepenuhnya kalian curahin untuk aa. Seolah-olah aa gak pernah dapetin apapun dari siapapun.

Aa memang sempet ngerasa bahagia, saat ada seseorang yang mungkin tanpa disadari udah bikin hidup aa lebih baik, lebih bahagia, tapi itu sifatnya cuma sementara. Karna dia sekarang udah gak peduli dengan aa, karna dia sendiri udah gak tahan sama sikap aa yang terlalu egois dan kekanak-kanakan. Aa ikhlas Mah, Pak. Aa ikhlas dengan apa yg aa terima.

Semoga aa gak salah langkah, dan semoga apa yang udah aa pilih gak jadi beban kalian lagi. Aa kasian sama adek yang udah abis-abisan bantu aa, kasian sama orang lain yang udah capek-capek kasih semangat, tapi kesalahan ada pada diri aa sendiri. Aa cuma jadi aib keluarga, aa cuma bikin susah banyak orang.

Jadi lebih baik aa pergi dari kalian semua, biar hidup kalian lebih tenang. Semoga Allah kasih aa jalan, dan kasih aa kesempatan dengan garis takdirNya yang lebih baik, biar bisa bahagiain kalian semua yang udah tulus sayang sama aa. Kalo masih ada kesempatan itu, aa janji bakal jadi "orang" yang bisa jadi kebanggaan. Tapi kalo udah gak ada kesempatan, paling nggak aa gak akan bebani hidup kalian lagi.

Selalu do'ain yang terbaik buat aa ya Mah, Pak. Percaya sama tahdir Allah, karna Allah udah rencanain yang terbaik untuk kita semua. Aa sayang Mamah, Bapak, Adek, dan seseorang yang udah pernah bikin aa bahagia. Aa sayang kalian semua, gak akan sedikitpun perasaan ini berkurang, bahkan hilang. Aa bakal bawa perasaan ini, cuma untuk 4 nama yang selalu aa sebut dalam do'a, itu kalian. Sampai aa mati, 4 nama ini yang akan selalu aa bawa :')

Senin, 24 Agustus 2015

Persembunyian Terakhirku

Tak ku tunjukkan rasa sakitku pada siapapun lagi
Tak ku ceritakan keluhku pada siapapun lagi
Biar takdir yang kan menghapus jejakku
Biar waktu yang kan mengubur bangkaiku

Aku tak peduli
Walau angin kan menyebarkan bau busukku
Aku tak peduli
Walau orang-orang mencaciku
Aku akan tetap diam
Hingga semua bungkam

Jiwaku meronta
Namun mulutku tak sanggup lagi berbicara
Egoku melawan
Namun sudah terlanjur terabaikan

kini saatnya aku pergi
Dan berlari tanpa kaki
Mencari tempat bersembunyi
Bersama jiwa-jiwa yang telah mati


~AFQ~

Minggu, 23 Agustus 2015

Persembunyian

Aku malu padanya...
Aku malu pada kalian...
Bahkan, aku malu pada diriku sendiri...

Aku makhluk menjijikan yang terasingkan
Ditinggalkan oleh impianku,
dan dicampakkan oleh bayanganku sendiri...

Tak ada lagi tempat untuk bersembunyi, selain bersembunyi
disisi-Mu...

Jemput aku, Kekasihku
Izinkan aku berada ditempat-Mu
Engkaulah Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Engkaulah yang paling mengerti segala inginku
Hanya Engkau yang paham tentang isi hatiku
Karena Kekasih Sejati tak akan pergi meninggalkan yang terkasih...

Aku sudah tak sanggup berdiri diatas kaki sendiri
Dan aku tak sanggup tinggal dirumah sendiri
Aku ingin bersembunyi dirumah-Mu
Rumah abadi, tempat beristirahat yang paling nyaman
yang penuh dengan kejujuran dan keterbukaan
Tempat terbaik yang akan menghapus segala penat dan lelahku...